Sabtu, 20 Mac 2010

Mother with one eye




My mum only had one eye....she was such an embarrassment. She ran a small shop at a flea market and collected little weeds and such to sell, anything for the money we needed.
     It was field day during primary school and she turned up. How could she do this to me? I threw her a hateful look and ran out of the class.

     The next day, my friends taunted me:" Your mum only has one eyes! ".
     I wished that she would just disappear from this earth, so I said to her, " Mum, why is it you don't have the other eye? If you're only going to make me a launghingstock, why don't you just die?"

     She did not respond. I guess I felt a little bad, bud at the same time, it felt good to think that I had said what I'd always wanted. She didn't punish me, maybe that's why I didn't think that I had hurt her feelings.
     That night, I woke up and went to the kitchen for a glass of water. Mum was there, crying quietly out of her one eye, as if she was afraid that she might wake me. I took one look at her and turned away. Something pinched at the corner of my heart., but I told myself that I would grow up and become successful because I hated my one-eyed parent and our desperate poverty.
     So I studied really hard and got a place in a foreign university. With all the confidence I had, I left home to further my studies.
     Then I married, bought a house and successful. I liked living where I was because it didn't remind me of my past. Until one day...........
     What? Who's this? It was my mother, still with her one eye. My little girl was scared of her and ran from the door.
     "Who are you? I don't know you!" I screamed at her, as if by saying that, I could convince myself it was true.
     "How dare you come to mu house and scare my daughter. Get out of here, now!"
     "To this, mum quietly answered,"Oh, I'm so sorry. I must have the wrong address," and she disapeared from my sight. I was quite relieved that she hadn't recognised me.
     I told myself that I wasn't going to care or think about this incident. Then I received a letter about my school reunion. I told my wife that I was going on a business trips and headed back for the gathering.
     Then, more out of curiousity, I went down to the old shack that I used to call home. There I founf\d my mother, lying alone a piece of paper in her hand, addressed to me.
     "My son, I think I have lived long enough. I won't visit you anymore. But would it be too much to ask that you come and see me once in a while? I miss you so much.
     "I was so happy when I heard you were coming back for the reunion. But I decided not to go to the school again. I'm sorry I only have one eye, and that this has always embarrassaed you.
     "You see, when you were very little, you had an accident and lost your eye. So I gave you mine.... And I've always felt so proud that my son was seeing a whole new world with that one eye."


Kalau sudi komen, sila tekan tajuk post. Thanks♥

Sabtu, 27 Februari 2010

Boikot Barang Israel


BOIKOT !!


Kezaliman tentera Israel telah membunuh puluhan ribu nyawa kanak-kanak dan kaum muslimin yang tidak berdosa. Israel bersama sekutu kuatnya Amerika Syarikat sepatutnya 'diajar'. Mari kita boikot barang keluaran mereka..semoga sumbangan kita yang kecil ini memberi kesan ke atas ekonomi mereka. Kenapa jenama di bawah ini perlu diboikot? Sila rujuk Boycott Israel Compaign atau klik setiap trade mark di bawah untuk lihat hubung kait syarikat-syarikat ini dengan Israel dan zionis.


click untuk lebih lanjut



 Bismillahirrahmanirrahim..

"Wahai kaum Muslimin dan Muslimat di seluruh dunia, memboikot produk-produk
buatan Israel dan Amerika adalah kewajipan bagi seluruh umat Islam di
seluruh dunia. Setiap ringgit yang kita bayarkan untuk sebotol
Coca-Cola misalnya, akan menjadi sebutir peluru di dalam senjata
orang-orang Amerika atau Israel yang akan diacu ke arah kita. Kita
telah menyumbangkan wang kita setiap hari kepada McDonalds, KFC, Burger
King dsb, tanpa memikirkan ke mana wang itu akan dibelanjakan.

Menurut pendapat saya, setiap Muslim harus bertanggungjawab dalam hal yang
mempengaruhi keluarga dan gaya hidup mereka. Lihatlah kepada
orang-orang Amerika yang telah membatalkan (veto) resolusi PBB untuk
mengutuk aksi tentera Israel di Palestin. Jika mereka itu adalah
pemelihara perdamaian seperti yang mereka dakwa, apakah mungkin mereka
melakukannya (membatalkan resolusi PBB)?

Wahai manusia, tidakkah anda berfikir? Tidakkah anda memiliki perasaan lagi?
Tidakkah anda merasakan kepahitan negara-negara Arab dan Islam dalam
hal ini? Darah yang paling murah adalah darah kita! Kita telah menjadi
bahan percubaan bagi senjata-senjata dan peluru-peluru serta teknologi
mereka. Persenjataan perang ini dibiayai oleh kita, dalam gaya hidup
konsumerisme yang mereka paksakan ke atas kita.

Saya bertanya kepada anda semua, dengan nama Allah. Saya bertanya pada anda
semua, atas nama ribuan orang yang mati di tangan pengganas-pengganas
itu pada tahun 1948, 1967, 1973 di Qana, di Dir Yassin, di Bahr
al-Bakar semenanjung Gaza dan di al-Quds. Saya bertanya kepada anda
semua, atas nama orang yang mati syahid untuk kehormatan kita. Saya
bertanya ke atas anda, atas nama seorang anak kecil bernama Muhammad
al-Durrah, yang syahid dalam pelukan ayahnya ditembusi peluru-peluru,
dari wang yang telah kita sumbangkan kepada mereka.

Apakah akan jadi kepada kita? Kita memiliki mata yang tidak dapat kita gunakan
untuk melihat. Kita memiliki telinga, tetapi kita tidak gunakan untuk
mendengar. Kita memiliki hati, tetapi tidak lagi dapat merasai. Mereka
telah menjadikan kita sebagai pengguna-pengguna yang buta, yang rela
membayar wang untuk membiayai senjata mereka, untuk mendukung aksi
keganasan mereka di dunia Arab dan Islam.
Boikot mereka sekarang! Sekarang atau peluang ini tidak muncul lagi selamanya!

Dunia Arab dan Islam harus bersatu agar menjadi kuat. Kembali dan siapkan
persenjataan kita. Kembalikanlah dan bangunkanlah ekonomi kita agar
kita dapat menghancurkan mereka. Allahu Akbar!!
"

 - Syeikh Yusuf al-Qaradhawi


Kalau sudi komen, sila tekan tajuk post. Thanks♥